Hot!

TAU GAK SIH

More news for your entertainment

Bedanya Hubungan yang Cuma Cari Bahagia Dan Hubungan yang Sudah Menemukan Kenyamanan

hipwee Sepasang anak manusia tertawa bersama, dengan saling bertatap, dan tangan saling menggenggam. Dua pasang mata itu serta gelak tawa yang terdengar memberi tanda kebahagiaan yang sedang mereka rasakan. Tapi apakah iya kebahagian itu juga tanda nyaman untuk keduanya?
Sebab nyaman itu bukan hanya persoalan tertawa bersama. Nyaman lebih rumit dibanding bahagia yang memang bisa diciptakan dalam waktu yang singkat, terlebih dalam suatu hubungan. Kalau hanya mencari bahagia, kamu bisa saja bahagia sekarang, tapi besok belum jaminan itu akan terjadi. Berbeda dengan nyaman, yang kata orang bisa lebih bahaya dari jatuh cinta.

Supaya tak terjebak kesemuan belaka, ini lho perbedaan antara yang cuma cari bahagia dengan yang cari kenyamanan.

1. Bahagia persoalan memenuhi keinginan, tapi kalau nyaman persoalan melengkapi segala hal penting untuk hubungan

melengkapi
melengkapi via dylandsara.com
Bahagia atau nyaman memang kita yang menciptakan. Keduanya pun dibutuhkan dalam setiap hubungan. Tapi tak keduanya bisa menentukan seberapa sukses hubungan kamu ke depannya. Sebab menjalin hubungan hanya karena ingin bahagia, semua orang yang bisa membuatmu tertawa pasti bisa memenuhinya. Menyenangkan sudah pasti, tapi apa kamu ingat jika hubungan yang kamu jalani ini tak selalu menawarkan bahagia?
Berbeda dengan kenyamanan yang memang dicari untuk bisa sama-sama melengkapai kekekurangan masing-masing. Misalnya, kamu yang dulu tak pernah nyaman berada di keramaian, karena alasan tertentu. Kini bersama dengan dia, kamu justru bisa melihat sisi menyenangkan dari keramaian. Atau kamu yang biasanya cepat khawatir dan cemburuan, bersama dia yang dewasa juga serius benar-benar membuatmu merasa tenang. Kehadiran dia memang dicari untuk melengkapi kamu dan hubungan yang selama ini diingini.

2. Cari bahagia, ketika ada masalah bisa bikin berpaling. Tapi kalau udah nyaman, masalah seberat apapun tetap dihadapi

menyelesaikan masalah bersama
menyelesaikan masalah bersama via www.logancoleblog.com
Ini yang sering dibilang orang, bisa diajak bahagia belum tentu bisa diajak susah bersama. Bahkan saat kalian sedang menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan hubungan, kamu atau dia justru tak acuh dan enggan menyelesaikannya. Apalagi kalau salah satu di antara kalian sudah terbawa emosi, jurang pemisah bisa saja dengan mudahnya muncul.
Tapi lain ceritanya jika, kamu mencari hubungan untuk kenyamanan. Mau seberat apapun masalah yang dihadapi, kenyaman kalian membuat kamu dan dia bisa sama-sama tenang menghadapinya. Masalah juga bukan akhir dari kenyaman, kalian yakin suasan hubungan kalian akan kembali normal, jika kamu dan dia berhasil menyelesaikannya.
Kenyaman itu ibarat air yang pasti akan selalu menang menghadapi percikan api yang timbul tenggelam di antara kamu dan dia.

3. Cuma cari bahagia hati masih bisa berpaling ke yang lain, tapi menemukan kenyamanan bikin kamu bertahan dengan pilihan

bertahan dengannya
bertahan dengannya via www.logancoleblog.com
Bahagia bisa diciptakan sekejap dengan semua orang yang kamu temui. Dijalan diajak berbicang dengan orang, kamu bisa saja tertawa lepas dan merasa bahagia dengan pembicaraan random. Bahkan melihat seseorang yang menarik di mata saja bisa membuat kamu tersenyum-tersipu, bukankah itu rasanya membahagiakan. Logikanya sama ketika kamu menjalani hubungan dengan landasan hanya mencari bahagia, yang tak menutup kemungkinan jika kamu akan berpaling. Sebab seringnya, kebahagian lain yang baru kamu temui bisa sangat menggiurkan dari yang dahulu.
Berbeda ketika kamu sudah nyaman dengan seseorang, jangankan berpaling untuk beranjak dari dirinya aja rasanya kamu segan. Sebab kamu takut, jika di luar sana tak ada kenyamanan yang sama dengan yang ditawarkannya. Jadi daripada melepas tapi tak jelas penggantinya, lebih baik kamu pertahankan itu dengan segala upaya.

4. Bahagia bisa hilang saat jenuh menyerang, tapi kenyamanan pasti berusaha mengubahnya sampai kembali membaik

55
nyaman tak akan membiarkan jika hubungan mulai membosankan via classycouples.tumblr.com
Musuh paling utama sebuah hubungan itu kejenuhan. Jenuh bisa menjadi awal bagi segala kemungkinan terburuk, seperti keinginan selingkuh bahkan berpisah. Sebab saat jenuh datang sudah pasti kamu dan dia akan jadi lebih sensitiv, mudah sekali terjadi kesalahpahaman, sampai mudah sekali menyerah dengan keadaan. Bukankah saat-saat seperti itu bahagai menjadi hal yang sulit untuk dicapai? Makanya jangan salahkan jenuh jika akhirnya kalian tak lagi sama-sama bahagia dan memutuskan untuk menyudahi semua.
Tapi semua nggak akan berlaku dengan rasa nyaman. Sejenuh apapun yang dirasakan, kenyamanan yang sudah terlanjur ada akan benar-benar mengubah keadaan kembali membaik. Paling kalian akan sedikit ribut-ribut kecil, lalu mengintrospeksi diri masing-masing, sampai akhir kamu dan dia sudah sama-sama tenang untuk membicarakannya baik-baik.

5. Cari bahagia bisa sama siapa saja, tapi mencari kenyamanan harus dengan orang yang tepat

dengan dia yang tepat
dengan dia yang tepat via www.logancoleblog.com
Saking sederhananya sebuah kebahagian, menjalin hubungan pun bisa dilakukan dengan siapa saja, asalkan orang itu menyenangkan. Tapi membangun sebuah kenyamanan itu perlu banyak ramuannya, kamu perlu mencari seseorang yang bisa memunculkan chemistry. Setelahnya kamu harus mengenal dia lebih dalam, seperti apa sikap dan sifatnya. Sebab dari kedua hal itu kamu akan bisa menentukan posisi kenyamanmu terhadapnya, hanya sebagi teman atau sebagai pacar.
Dengan kata lain, mendapatkan nyaman itu harus dengan orang yang tepat. Ibarat kunci dan gembok, yang kalau tepat bisa saling terikat.

6. Pada akhirnya bahagia belum tentu nyaman, tapi nyaman sudah pasti bahagia

Nyaman dan bahagia
Nyaman dan bahagia via www.logancoleblog.com
Kenyaman itu lebih penting, sebab perasaan itu selalu menjadi alasan kalian untuk merasa bahagia bersama. Tapi Kebahagian, belum tentu bisa jadi alasan kamu untuk merasa nyaman dengan seseorang.
Hati-hati ya, bahagia dan nyaman itu beda tipis. Setipis cinta dan benci, yang seringnya membuat kalian salah paham dengan rasa-rasa ini.

Peserta Aksi Semen Kaki di Depan Istana Merdeka Meninggal Dunia

Seorang anak berjalan di antara kotak aksi protes memasung kaki dengan semen di depan Istana Merdeka, Kamis (16/3). Para petani juga meminta untuk menghentikan kegiatan penambangan karst oleh pabrik semen.(Liputan6.com/Fery Pradolo)


Liputan6.com, Jakarta - Satu peserta aksi semen kaki di depan Istana meningggal dunia. Patmi (48), perempuan asal Pati yang ikut menyemen kaki dinyatakan dokter meninggal dunia.
"Menurut dokter, penyebabnya kematian mendadak, dugaannya jantung," ujar Ketua Bidang Advokasi, YLBHI, Muhammad Isnur, kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Sebelumnya, sejak Senin 13 Maret 2017, warga Kendeng melakukan protes dan aksi mengecor kaki mereka. Pasalnya pemerintah tetap mendirikan pabrik semen meski putusan Mahkamah Agung sudah membatalkan izin pendiriannya.
Mereka menyemen kedua kakinya dalam aksi penolakan rencana pendirian dan pengoperasian pabrik Semen milik PT Semen Indonesia di Rembang dan semen lainnya di pegunungan Kendeng.
Patmi merupakan salah satu peserta aksi yang menyemen kedua kakinya.
Aksi protes berlangsung setiap hari, sejak Senin (13/3/2017) lalu. Mereka yang disemen kakinya mulai duduk dan berdiri di luar pagar Monas dari siang sampai sore, dengan fasilitas sanitasi lapangan dan peneduh. Pada sore hari, peserta aksi pulang ke tempat beristirahat dan menginap di YLBHI Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.



Isnur menerangkan, pada Senin 20 Maret 2017 malam hari, diputuskan untuk meneruskan aksi tetapi dengan mengubah cara.
Sebagian besar warga akan pulang ke kampung halaman, sementara aksi akan terus dilakukan oleh sembilan orang.
"Bu Patmi salah satu yang akan pulang, dan cor kakinya dibuka semalam, dan akan pulang pagi hari," kata Isnur.
Awalnya, menurut dokter yang mendampingi di YLBHI, Patmi dalam keadaan sehat dan kondisi normal.
Lalu, sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, Selasa 21 Maret 2017, Patmi mengeluh badannya tidak nyaman.
"Ia berteriak kesakitan dan memegangi dada kirinya," kata Isnur.
Setelah itu, Patmi mengalami kejang-kejang dan muntah. Dokter yang sedang mendampingi dan bertugas segera membawa Patmi ke RS St. Carolus Salemba.
"Dokter menyatakan dia meninggal mendadak, penyebab kematiannya dugaan dokter serangan jantung," ucap Isnur.
Saat ini, jenazah Patmi diantarkan puluhan massa aksi ke kampungnya di Pati. "Masih dalam perjalanan ke sana, tadi berangkatnya jam 9 pagi," ucap Isnur.
Jenazah Patmi dipulangkan ke Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, untuk dimakamkan.
Aksi semen kaki ini awalnya hanya diikuti beberapa orang saja pada unjuk rasa pertama pada Senin (13/3/2017). Lalu, pada Kamis, 16 Maret 2017, datang menyusul sekitar 55 warga dari kabupaten Pati dan Rembang bergabung melakukan aksi pengecoran kaki dengan semen.
Dua puluh orang dari yang datang memulai mengecor kaki di hari Kamis tersebut. Patmi adalah salah satu dari yang mengecor kaki dengan kesadaran tanggung jawab penuh. Ia datang sekeluarga, dengan kakak dan adiknya, dengan seizin suaminya.
Pada Senin 20 Maret 2017 sore, perwakilan warga diundang Kepala Kantor Staf Presiden, Teten Masduki, untuk berdialog di dalam kantor KSP. Pada pokoknya, perwakilan menyatakan menolak skema penyelesaian konflik yang hendak digantungkan pada penerbitan hasil laporan KLHS.

Ingat Abil Bocah Pramuka yang Jualan Asongan? Ini yang Terjadi Padanya setelah Foto Terlelap Viral

Abil Anak Berseragam Pramuka Yang Jualan Asongan di Kampus UNINDRA


TRIBUNSOLO.COM - Beberapa waktu belakangan, viral sebuah foto seorang anak berseragam Pramuka yang terlelap di sela ia menjajakan dagangannya.
Foto bocah bernama Abil tersebut viral setelah diposting oleh akun Instagram, Lambe Turah, Minggu (19/3/2017).
Abil tampak masih berseragam Pramuka lengkap, saat menjajakan dagangannya.
Abil biasa berjualan di sekitar Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) Rancho, di Jalan Nangka No. 58C Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan (DKI Jakarta).
Rupanya, tak cuma berjualan makanan ringan, Abil juga menjadi ojek payung.
Fotonya saat sedang viral melepas penat tersebut berhasil mengundang iba pengguna internet.
Tampak raut kelelahan terpancar di wajah Abil, di mana anak-anak seusianya sewajarnya tidak berkewajiban mencari nafkah.
Sementara Abil harus berkutat dengan kardus berisi jualan, antara lain tisu dan makanan ringan.
Sesaat setelah fotonya viral, Abil pun banyak diburu pewarta dan relawan.

Sekadar ingin mengulik kisah hidupnya yang terlanjur mengundang aksi simpatik dari banyak orang atau memberikan bantuan.
Ternyata, Abil sudah setahunan ini berjualan selepas sekolah.
Ia berjualan setiap hari mulai pukul 14.00-22.00 WIB, dari hasil berjualannya itu dia gunakan membayar keperluan sekolah sekaligus membantu orang tuanya.
Sementara itu, kisah Abil ini juga sempat dibagikan oleh seorang netizen sekaligus relawan bernama Roel Mustafa.


Abil saat dijumpai di rumahnya.
Abil saat dijumpai di rumahnya. (FACEBOOK.COM/Roel Mustafa)
Lewat akun Facebooknya, Minggu (19/3/2017) malam, ia membagikan kisahnya bertemu dengan Abil:
"Kebaikan tak nunggu esok, Alhamdulillah ketemu,
Sorry malam malam bikin nangis
Malam ini tim SDR Sekolah Relawan sudah menemukan Abil, bocah kelas 4 SD yang berjualan makanan ringan depan kampus Unindra sepulang sekolah...
Lo boleh nangis ya
Saat tim SDR ke rumahnya, relawan kami dapatkan info sementara seperti ini:
Bapaknya Abil pedagang cilor (aci pakai telor), kadang jualan seblak, pendapatan paling gede 50ribu per hari.

Karena kesulitan ekonomi ini, 2 kakak Abil putus sekolah. Kakak pertama putus sekolah, kakak kedua cuma sampai kelas 3 SMP, terpaksa keluar karena 3 tahun nggak bayaran sekolah.
Kakak ketiga masih kelas 1 SMP itupun nunggak 3 bulan. Sedangkan adik Abil masih usia 3 tahun.
Waktu tim SR ke rumahnya, ternyata mereka belum makan. So, salah satu relawan pergi beli makanan. Sambil makan, tim terus menggali info terkait keluarga ini.
Mereka tinggal di rumah kontrakan, baru 3 bulan di kontrakan yang sekarang, tapi sudah nunggak dari awal ngontrak. Katanya sih kalau minggu depan nggak bayar, bakal diusir.
Perihal ini, tim sedang berkoordinasi dengan ketua RT setempat.
Apa yang bisa kita bantu? Anak-anak ini masih semangat sekolah, semoga kita bisa bantu biaya pendidikannya.
Kebutuhan untuk beberapa hari juga perlu dicukupi sementara.
Dan yang jelas, mungkin kita coba jajaki bantuan usaha yang lebih baik buat orang tuanya, agar ke depannya lebih baik.
Semoga niat baik ini dimudahkan..."


Tak lupa, Roel Mustafa juga membagikan kontak jika ada yang ingin berbagi untuk meringankan beban Abil.
Ia juga memposting beberapa foto dan sebuah video yang memperlihatkan wawancara bersama Abil.
Sontak postingannya ini kemudian mengundang reaksi dari pengguna Facebook.
Dalam 15 jam, pantauan TribunSolo.com, postingan terkit kisah Abil itu sudah dibagikan sebanyak 2500 kali lebih.
Kolom komentar juga banyak dibanjiri emotikon menangis atau haru.

Bedanya Teman yang Modus dan yang Tulus. Awas, Mereka Masih Ada di Sekitarmu!

http://lifeteen.com


Ada kalanya kamu akan menemui banyak jenis sifat manusia. Termasuk yang punya maksud tertentu atau yang benar-benar tulus padamu. Ada kalanya kamu tahu bahwa ia tulus, tapi untuk beberapa orang ada juga yang bahkan tidak menyadarinya.  Entah terlalu baik, gak mau ambil pusing, nge-test, atau bahkan mati rasa?
Ah entahlah. Meski mungkin kamu adalah orang yang selalu melihat segala sesuatunya dengan positif, namun gak ada salahnya untuk tetap waspada kan? Gak musti pasang kuda-kuda untuk siap menghalau kalau tiba-tiba ada serangan muncul kok. Kamu hanya perlu 'sedikit' lebih peka. Tapi bukan harus sensitif juga yaa. Hihihi…

Lalu, apa aja sih ciri-ciri teman yang tulus dan uang modus itu? Ini dia beberapa hal yang bisa kam lihat dari teman-temanmu, antara yang tulus dan yang modus. Cekidot!

Yang Tulus Akan Ada Kapan Saja,  dan yang Modus Hanya Akan Mendatangimu Hanya Saat Kamu Bahagia.

 
Sumber : Jatik.com

Hayooo, kira-kira sudah bisa kamu prediksi belum ya temanmu yang modus itu siapa aja? Yang datangnya ketika kamu sudah di puncak popularitas, ketika kamu sudah menjadi orang sukses? Ketika namamu sudah banyak yang mengagung-agungkan? Dan ketika kamu sedang bahagia, lalu dia tiba-tiba menghilang entah berantah tanpa arah ketika kamu dibawah?  Emmm, disini kamu patut mencurigainya,ya! Namun kebalikannya, teman yang tulus, kapanpun, dan bagaimanapun kondisimu, dia akan selalu ada mendampingimu.  

Yang Modus Sering Memanfaatkan Orang Lain, dan Yang Tulus Seringkali Dimanfaatkan Oleh yang Modus. 

Sumber : Merdeka.com


Mereka yang modus kalau diperhatikan dengan seksama akan lebih mencolok dibanding yang lain. Mereka tak segan untuk meminta bantuan, apalagi ketika mereka butuh, dan dirasa kamu bisa kamu menguntungkan. Tak jarang teman yang tulus itulah yang justeru dimanfaatkan.
Berbeda dengan yang modus, teman yang tulus itu dia akan membantu tanpa pamrih, tanpa ada rasa di untung-rugikan, dia akan tetap saja dengan auka rela membantumu. Dan kalau diperhatikan, mereka ini biasanya biasa biasa saja, tanpa ingin penilaian, tanpa ingin kelihatan menjadi sorotan, atau bisajadi mereka lebih senang bekerja "dibalik layar".

Teman yang Modus Hanya Ingin Didengar, Sedangkan yang Tulus Mau Mendengarkan. 

Sumber : Tribunnews.com


Kamu bisa melihat dan menilai dengan jelas, ketika teman temanmu mampu menghargaimu dengan cara yang sederhana, misalnya saja mendengarkan waktu kamu sedang bicara. Teman yang modus biasanya lebih mementingkan ceritanya dan memintamu mendengarkannya. Dia seringkali mengabaikan nasihatmu, namun teman yang tulus akan senantiasa sabar mendengarkanmu bicara sampai selesai, kemudian tak jarang mereka memberikan saran. 

Mereka yang Modus Seringkali Iri Melihat Keberhasilanmu dan Mereka yang Tulus, Memberi "Selamat" Kepadamu. 

Sumber : erabaru


Teman yang modus biasanya tidak akan turut ikut senang ketika kamu mendapatlan hal baik. Misalnya saja ketika kamu mendapatkan suatu kemenangan, mungkin dianggapnya tidak patut untuk dirayakan atau di apresiasi walau hanya sekedar ucapan. Bahkan akan dianggapnya itu bukan merupakan suatu hal yang berarti dan mereka tidak akan perduli sama sekali.
Teman yang tulus justru kebalikannya, mereka senantiasa menyemangati segala sesuatu yang kamu lakukan. Memberi selamat atas segala pencapaianmu,  dan merekalah orang-orang yang pertama merasakan senang ketika kamu menang. 

Teman yang Modus Menertawakan Keburukanmu, Mereka yang Tulus Menerima Kekuranganmu. 

Sumber : kendibocor


Sah-sah saja sebenarnya jika dalam hubungan antar teman kota selalu bercanda, memberikan julukan 'aneh', dan bermain. Saling membuka 'kedok' masing-masing sebagai bahan gurauan dan untuk pembuka bahan obrolan. Mereka yang modus biasanya nada bercandanya akan tegas dan tajam, sedikit sadis dan menggunakan kalimat-kalimat yang berniat menjatuhkan. Namun untuk teman yang tulus, semua itu hanya untuk bumbu pelengkap dikala suktuk menyergap. Tertawanya akan terbahak lepas ranpa pernah merasa tersinggung dan tidak ada niat apapun.

Mereka yang Modus Membicarakanmu di Belakang, Teman yang Tulus Akan Lebih Transparan. 


Sumber : kabarfemale

Yup! Semua orang pasti pernah membicarakan orang lain. Namun mereka yang modus kebanyakan pasti akan membicarakan keburukanmu. Seakan merekalah yang paling benar. Dan tidak demikian untuk teman yang tulus,  ketika dirasa ada kejanggalan, mereka akan membicarakannya langsung denganmu, mengkritikmu, dan memberikan saran masukan langsung di hadapanmu. 
Hmm, sudah dapat di hitungkah temanmu yang tulus dan yang modus itu ada berapa? Hihi… Yang penting, tetap hati-hati dan waspada saja, ya!  Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bi isa hidup sendiri. Mempunyai banyak teman tentu akan menjadi kesenangan tersendiri. Kita bisa bertukar pikiran, cerita, pengalaman dan menambah wawasan.  Teman yang tukus dan yang modus sama-sama akan memberikanmu pengalaman.
Dan itu akan menjadikan kita lebih bebal dan kuat mental. Melatih kita untuk lebih bisa beradaptasi dengan berbagai macam orang di lingkungan sosial.  Dan senjata pamungkas untuk membedakan yang tulus dan yang modus adalah "insting" atau kata hatimu sendiri. Karena terkadang tanpa perlu makan waktu lama-pun, sudah kentara dan kita tau mana yang nyata dan hanya berpura-pura.

6 Quotes Khas Drama Korea yang Bakal Bikin Kamu, Terutama Para K-Drama Lovers Baper Berkepanjangan!

https://xandddie.files.wordpress.com
Pecinta drama Korea tentu tahu tentang beberapa kutipannya yang bisa bikin baper abis dan selalu nyiapin tisu tiap nonton akting dari aktor atau aktrisnya yang sweeet banget! Yuk simak, beberapa kutipan dari drama Korea yang mungkin ada juga nih drama favorit kamu di sini. Siap-siap baper, ya!

1. Pinocchio, 2014

Pinocchio, 2014 via https://berandahiburan.com
"Aku iri dengan angin topan, setidaknya ia memiliki tujuan"

-Choi In-Ha (Park Sin Hye), Pinocchio (2014)-

2. Coffee Prince, 2007

Coffee Prince, 2007 via https://KingOfWallpapers.com
"Aku ingin hidup denganmu, untuk sisa hidupku. Aku ingin kita makan bersama, berbicara bersama dan terus bersama. Apakah aku memiliki alasan lain?"
-Choi Han Kyul (Gong Yoo), Coffee Prince (2007)-

3. You’re Beautiful, 2009

You’re beautiful, 2009 via https://dimitia.wordpress.com
"Tolong, jangan pergi ke tempat di mana aku tidak bisa melihatmu. Datanglah, agar aku bisa menemuimu. Ijinkan aku untuk bisa melihatmu"
-Hwang Tae Kyung (Jang Geun Seuk), You're Beautiful (2009)-



4. Cheese in The Trap, 2016

Cheese in The Trap, 2016 via http://dramas.news
"Aku sungguh tidak mengerti, aku selalu ingin mendekatimu tapi entah kenapa aku tidak bisa"
-Hong Seol (Kim Go-Eun), Cheese in The Trap (2016)-

5. Who are You, 2015

Who are You, 2015 via https://BukuCatatanSekolah.com
"Alasanku untuk marah bukan karena aku membencinya, tapi karena aku menyukainya"
-Han Yi An (Nam Joo-Hyun), Who are You (2015)-



6. Descendants of The Sun, 2016

Descendants of The Sun, 2016 via http://indowarta.com
"Berada dalam sebuah hubungan berarti melakukan sesuatu untuk orang lain, bahkan walaupun dia dapat melakukannya sendiri"
-Yoo Si Jin (Song Joong Ki), Descendants of The Sun (2016)-




Sumber : hipwee