Hot!

TAU GAK SIH

More news for your entertainment

Selama Belum Ada Kepastian, Jangan Mencintai Terlalu Dalam



beritapaling.top Ketika sudah jatuh cinta, sulit untuk menarik kembali perasaan itu. Saat kamu sudah rela memberikan hatimu untuk seseorang, tak mudah untuk mengembalikan semua seperti sedia kala. Tapi sebaiknya jangan mencintai seseorang terlalu dalam bila belum ada kepastian.

Ketika kamu belum tahu apakah dia punya rasa yang sama denganmu, sebaiknya jangan dulu berharap terlalu banyak. Jika kamu belum tahu kepastian perasaannya padamu, tak perlu mengkhayal berlebihan. Bukannya apa-apa, terkadang mencintai terlalu dalam saat belum ada kepastian itu bisa berakhir luka.


Sulit memang untuk mengendalikan hati dan mengarahkannya untuk jatuh cinta pada siapa. Tapi jangan sampai kita menaruh hati kita untuk orang yang salah. Jangan sampai kita memberikan hati kita untuk seseorang yang cuma mempermainkannya. Terlalu berharga hati dan perasaanmu kalau cuma diberikan pada dia yang tak pernah respek padamu.

Mungkin takdir telah mempertemukanmu dengannya. Di luar kuasamu, kamu merasakan perasaan yang berbeda kepadanya. Jika perasaanmu berbalas, dia mungkin memang benar jodoh dan cinta sejatimu. Tapi kalau kamu belum tahu pasti akan perasaannya, tetap kendalikan perasaanmu. Daripada nanti sudah terlalu berharap tapi nyatanya dia tak membalas perasaanmu, bisa-bisa hanya kecewa yang akan kamu rasa.



Kalau dia memang cinta sejatimu, apapun caranya dia pasti akan kembali. Mungkin saat ini kamu harus lebih dulu bersabar dan menunggu untuk tahu kepastiannya suatu saat nanti. Jika kamu yakin mencintainya, tetap kendalikan diri dan perasaanmu. Berjodoh atau tidak dengannya, waktu yang tepat akan jadi jawabannya.

Semoga sebentar lagi kamu bisa mengetahui jawaban dan kepastiannya. Jika benar dia juga memiliki rasa yang sama denganmu, cepat atau lambat kamu akan kembali dipertemukan dengannya.

15 Ilustrasi Percintaan ini Bikin Kamu Sedih Sampai Kasmaran


Emang benar ya, cinta itu berjuta rasanya...

Dunia percintaan memang tak pernah ada habisnya. Pasangan muda selalu memilki kisah-kisah suka duka yang menarik untuk diceritakan. Mungkin ilustrasi di bawah ini bisa menggambarkan kehidupan percintaan mereka yang diselingi perasaan-perasaan baper, gombal, senang, dan lainnya.
Diambil dari akun Facebook sundaekidsillustration, fanpage yang berisi ilustrasi percintaan yang nano-nano rasanya.

1. Rindu yang dibatasi jarak dan waktu itu memang terkadang menyiksa ya.

2. He is everything, buat orang yang jatuh cinta apapun ceritanya pasti selalu tentang dia.

3. Kamu boleh aja hapus dia dari semua sosial mediamu. Tapi hapus dia dari ingatan kamu, bisa?

4. Jika pacar kamu terlambat datang, sekali-kali boleh kamu coba katakan ini padanya. Pasti dia langsung luluh.

5. Cinta memang tidak harus memiliki, tapi yang satu ini pasti nyesek banget.

6. Jawaban manis untuk seseorang yang mungkin pernah dipermainkan perasaannya.

7. Karena kamu lebih berharga dari valentine yang hanya satu hari, So...be my everyday love!

8. Sekuat apapun aku mencintaimu, Tuhan hanya mempertemukan kita, bukan menjadikan kita jodoh.

9. Every girl loves surprise!

10. Sedikit gombal nggak masalah ya, asal jangan yang berlebihan.

11. Speechless, boleh minta sama Tuhan sisain satu yang kayak begini nggak ya?

1. Satu sapaan melelehkan semua perasaan. Ada yang pernah kayak begini?

13. Jangan langsung baper ya, kalau ada yang gombal pastiin dulu baca sampai selesai.

14. Why look up at the stars when most beautiful stars is right next to me?

15. You.

Gimana ada ilustrasi yang menggambarkan kisah percintaan mu nggak? 


Jawablah 10 Pertanyaan Ini Sebelum Memilih Putus Dengannya dan Menyesal


Renungkanlah sebelum menyesal


Putus hubungan bukan hanya bagi mereka yang dicampakkan. Tapi juga bagi mereka yang punya keberanian menjadi orang yang melakukan perpisahan itu. Ini merupakan keputusan besar dan sulit untuk dibuat.
Tidak ada yang benar-benar ingin menyakiti orang yang kita sayangi. Untuk membantumu mengetahui apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri hubungan dengannya, kamu harus menjawab pertanyaan ini untuk dirimu sendiri.

1. Apakah ada rasa saling menghormati?

Rasa saling menghormati adalah satu hal terpenting dalam sebuah hubungan. Jika kamu atau dia sudah tidak saling menghormati, sudah tidak ada alasan untuk bersamanya. Jadi luangkan waktu mundur dan tanyakan pada diri sendiri, apakah kamu menghormatinya dan apakah merasa dia menghargai kamu?

2. Apakah kamu merasa aman?

Kenyataan bahwa kamu harus merasa aman adalah tidak perlu dipikirkan lagi. Kamu tidak hanya ingin merasa aman dalam arti fisik, tapi juga pada tingkat emosional. Apakah kamu merasa aman dalam berbagi pemikiran, pendapat, kekhawatiran, dan tujuan hidup kamu dengannya, atau apakah kamu menahan diri untuk tidak takut dihakimi?

3. Apakah hubungan ini menghasilkan yang terbaik untuk kamu?

Di dunia ini tidak ada yang sempurna dan kita tidak selalu menjadi yang terbaik. Tapi pikirkan waktu kamu bersama dan pikirkan, apakah dia mampu membuat kualitas terbaik untuk kamu. Apakah kamu merasa seperti orang baik saat kamu bersamanya, atau apakah dia mungkin membawa sisi negatif dari kepribadian kamu?

4. Apakah kamu menikmati percakapan dengannya?

Komunikasi merupakan dasar dari setiap hubungan. Apakah kamu suka berbicara dengannya? Atau apakah kamu biasanya memutar otak kamu untuk mencari topik pembicaraan? Bila kamu berbicara, apakah itu menyenangkan, atau apakah kamu baru saja berdebat dan berkelahi sepanjang waktu?

5. Apakah dia membuat hidup kamu lebih menarik?

Apakah dia membuat kehidupan sehari-hari kamu sedikit lebih menarik? Apakah kamu merasa seperti melakukan pekerjaan biasa bukanlah hal yang buruk saat kamu melakukannya bersama? Atau mungkin menonton film selalu lebih baik saat dia berada tepat di samping kamu?

6. Apakah kamu merasa terdorong untuk tumbuh berkembang?

Apakah dia mendorong kamu untuk mengerjakan keahlian kamu, apakah dia mendorong kamu belajar mengetahui banyak hal dan menjelajahi dunia, atau apakah kamu merasa puas dan terjebak?

7. Apakah kamu membutuhkannya?

Pada dasarnya apakah dia benar-benar menginginkan apa yang kamu inginkan dalam kehidupan nyata, atau mungkin dia yang menurut kamu akan menjadi hebat untuk kamu? Apakah dia sebenarnya yang kamu butuhkan? Apakah dia merupakan yang ideal buat kamu?

8. Mengapa kamu ingin putus?

Ini adalah pertanyaan paling jelas yang harus kamu tanyakan pada diri kamu sendiri. Apa yang membuat kamu ingin mengakhiri hubungan ini? Apakah ada alasan tertentu? Ingat semuanya, cari tahu apa yang paling mengganggumu dan pikirkan secara kritis tentang hal itu.

9. Sudahkah kamu mencoba berbicara dengannya?

Begitu kamu mengetahui alasan-alasan untuk mengakhiri hubungan tersebut, pikirkan apakah kamu telah memberitahukan kepadanya. Apakah kamu pernah membicarakan sebelumnya? Pernahkah kamu melakukan percakapan tentang hal-hal yang membuat kamu tidak bahagia atau hal-hal yang ingin kamu rubah. Apakah ini sesuatu yang dia mau kerjakan?

10. Apakah ini akan membuat kamu bahagia?

Mungkin ini pertanyaan yang paling sulit. Jika mudah, kamu bahkan tidak perlu memikirkannya. Mungkin tidak akan membuat kamu melompat dengan sukacita ketika kamu putus. Tapi coba pikirkan dalam jangka panjang. Apakah kamu merasa nyaman saat memikirkan tidak lagi bersamanya? Bila kamu memikirkan masa depan, apakah kamu melihatnya dalam kehidupanmu atau tidak?

Sumber : idntimes.com

Bedanya Hubungan yang Cuma Cari Bahagia Dan Hubungan yang Sudah Menemukan Kenyamanan

hipwee Sepasang anak manusia tertawa bersama, dengan saling bertatap, dan tangan saling menggenggam. Dua pasang mata itu serta gelak tawa yang terdengar memberi tanda kebahagiaan yang sedang mereka rasakan. Tapi apakah iya kebahagian itu juga tanda nyaman untuk keduanya?
Sebab nyaman itu bukan hanya persoalan tertawa bersama. Nyaman lebih rumit dibanding bahagia yang memang bisa diciptakan dalam waktu yang singkat, terlebih dalam suatu hubungan. Kalau hanya mencari bahagia, kamu bisa saja bahagia sekarang, tapi besok belum jaminan itu akan terjadi. Berbeda dengan nyaman, yang kata orang bisa lebih bahaya dari jatuh cinta.

Supaya tak terjebak kesemuan belaka, ini lho perbedaan antara yang cuma cari bahagia dengan yang cari kenyamanan.

1. Bahagia persoalan memenuhi keinginan, tapi kalau nyaman persoalan melengkapi segala hal penting untuk hubungan

melengkapi
melengkapi via dylandsara.com
Bahagia atau nyaman memang kita yang menciptakan. Keduanya pun dibutuhkan dalam setiap hubungan. Tapi tak keduanya bisa menentukan seberapa sukses hubungan kamu ke depannya. Sebab menjalin hubungan hanya karena ingin bahagia, semua orang yang bisa membuatmu tertawa pasti bisa memenuhinya. Menyenangkan sudah pasti, tapi apa kamu ingat jika hubungan yang kamu jalani ini tak selalu menawarkan bahagia?
Berbeda dengan kenyamanan yang memang dicari untuk bisa sama-sama melengkapai kekekurangan masing-masing. Misalnya, kamu yang dulu tak pernah nyaman berada di keramaian, karena alasan tertentu. Kini bersama dengan dia, kamu justru bisa melihat sisi menyenangkan dari keramaian. Atau kamu yang biasanya cepat khawatir dan cemburuan, bersama dia yang dewasa juga serius benar-benar membuatmu merasa tenang. Kehadiran dia memang dicari untuk melengkapi kamu dan hubungan yang selama ini diingini.

2. Cari bahagia, ketika ada masalah bisa bikin berpaling. Tapi kalau udah nyaman, masalah seberat apapun tetap dihadapi

menyelesaikan masalah bersama
menyelesaikan masalah bersama via www.logancoleblog.com
Ini yang sering dibilang orang, bisa diajak bahagia belum tentu bisa diajak susah bersama. Bahkan saat kalian sedang menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan hubungan, kamu atau dia justru tak acuh dan enggan menyelesaikannya. Apalagi kalau salah satu di antara kalian sudah terbawa emosi, jurang pemisah bisa saja dengan mudahnya muncul.
Tapi lain ceritanya jika, kamu mencari hubungan untuk kenyamanan. Mau seberat apapun masalah yang dihadapi, kenyaman kalian membuat kamu dan dia bisa sama-sama tenang menghadapinya. Masalah juga bukan akhir dari kenyaman, kalian yakin suasan hubungan kalian akan kembali normal, jika kamu dan dia berhasil menyelesaikannya.
Kenyaman itu ibarat air yang pasti akan selalu menang menghadapi percikan api yang timbul tenggelam di antara kamu dan dia.

3. Cuma cari bahagia hati masih bisa berpaling ke yang lain, tapi menemukan kenyamanan bikin kamu bertahan dengan pilihan

bertahan dengannya
bertahan dengannya via www.logancoleblog.com
Bahagia bisa diciptakan sekejap dengan semua orang yang kamu temui. Dijalan diajak berbicang dengan orang, kamu bisa saja tertawa lepas dan merasa bahagia dengan pembicaraan random. Bahkan melihat seseorang yang menarik di mata saja bisa membuat kamu tersenyum-tersipu, bukankah itu rasanya membahagiakan. Logikanya sama ketika kamu menjalani hubungan dengan landasan hanya mencari bahagia, yang tak menutup kemungkinan jika kamu akan berpaling. Sebab seringnya, kebahagian lain yang baru kamu temui bisa sangat menggiurkan dari yang dahulu.
Berbeda ketika kamu sudah nyaman dengan seseorang, jangankan berpaling untuk beranjak dari dirinya aja rasanya kamu segan. Sebab kamu takut, jika di luar sana tak ada kenyamanan yang sama dengan yang ditawarkannya. Jadi daripada melepas tapi tak jelas penggantinya, lebih baik kamu pertahankan itu dengan segala upaya.

4. Bahagia bisa hilang saat jenuh menyerang, tapi kenyamanan pasti berusaha mengubahnya sampai kembali membaik

55
nyaman tak akan membiarkan jika hubungan mulai membosankan via classycouples.tumblr.com
Musuh paling utama sebuah hubungan itu kejenuhan. Jenuh bisa menjadi awal bagi segala kemungkinan terburuk, seperti keinginan selingkuh bahkan berpisah. Sebab saat jenuh datang sudah pasti kamu dan dia akan jadi lebih sensitiv, mudah sekali terjadi kesalahpahaman, sampai mudah sekali menyerah dengan keadaan. Bukankah saat-saat seperti itu bahagai menjadi hal yang sulit untuk dicapai? Makanya jangan salahkan jenuh jika akhirnya kalian tak lagi sama-sama bahagia dan memutuskan untuk menyudahi semua.
Tapi semua nggak akan berlaku dengan rasa nyaman. Sejenuh apapun yang dirasakan, kenyamanan yang sudah terlanjur ada akan benar-benar mengubah keadaan kembali membaik. Paling kalian akan sedikit ribut-ribut kecil, lalu mengintrospeksi diri masing-masing, sampai akhir kamu dan dia sudah sama-sama tenang untuk membicarakannya baik-baik.

5. Cari bahagia bisa sama siapa saja, tapi mencari kenyamanan harus dengan orang yang tepat

dengan dia yang tepat
dengan dia yang tepat via www.logancoleblog.com
Saking sederhananya sebuah kebahagian, menjalin hubungan pun bisa dilakukan dengan siapa saja, asalkan orang itu menyenangkan. Tapi membangun sebuah kenyamanan itu perlu banyak ramuannya, kamu perlu mencari seseorang yang bisa memunculkan chemistry. Setelahnya kamu harus mengenal dia lebih dalam, seperti apa sikap dan sifatnya. Sebab dari kedua hal itu kamu akan bisa menentukan posisi kenyamanmu terhadapnya, hanya sebagi teman atau sebagai pacar.
Dengan kata lain, mendapatkan nyaman itu harus dengan orang yang tepat. Ibarat kunci dan gembok, yang kalau tepat bisa saling terikat.

6. Pada akhirnya bahagia belum tentu nyaman, tapi nyaman sudah pasti bahagia

Nyaman dan bahagia
Nyaman dan bahagia via www.logancoleblog.com
Kenyaman itu lebih penting, sebab perasaan itu selalu menjadi alasan kalian untuk merasa bahagia bersama. Tapi Kebahagian, belum tentu bisa jadi alasan kamu untuk merasa nyaman dengan seseorang.
Hati-hati ya, bahagia dan nyaman itu beda tipis. Setipis cinta dan benci, yang seringnya membuat kalian salah paham dengan rasa-rasa ini.

Peserta Aksi Semen Kaki di Depan Istana Merdeka Meninggal Dunia

Seorang anak berjalan di antara kotak aksi protes memasung kaki dengan semen di depan Istana Merdeka, Kamis (16/3). Para petani juga meminta untuk menghentikan kegiatan penambangan karst oleh pabrik semen.(Liputan6.com/Fery Pradolo)


Liputan6.com, Jakarta - Satu peserta aksi semen kaki di depan Istana meningggal dunia. Patmi (48), perempuan asal Pati yang ikut menyemen kaki dinyatakan dokter meninggal dunia.
"Menurut dokter, penyebabnya kematian mendadak, dugaannya jantung," ujar Ketua Bidang Advokasi, YLBHI, Muhammad Isnur, kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Sebelumnya, sejak Senin 13 Maret 2017, warga Kendeng melakukan protes dan aksi mengecor kaki mereka. Pasalnya pemerintah tetap mendirikan pabrik semen meski putusan Mahkamah Agung sudah membatalkan izin pendiriannya.
Mereka menyemen kedua kakinya dalam aksi penolakan rencana pendirian dan pengoperasian pabrik Semen milik PT Semen Indonesia di Rembang dan semen lainnya di pegunungan Kendeng.
Patmi merupakan salah satu peserta aksi yang menyemen kedua kakinya.
Aksi protes berlangsung setiap hari, sejak Senin (13/3/2017) lalu. Mereka yang disemen kakinya mulai duduk dan berdiri di luar pagar Monas dari siang sampai sore, dengan fasilitas sanitasi lapangan dan peneduh. Pada sore hari, peserta aksi pulang ke tempat beristirahat dan menginap di YLBHI Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.



Isnur menerangkan, pada Senin 20 Maret 2017 malam hari, diputuskan untuk meneruskan aksi tetapi dengan mengubah cara.
Sebagian besar warga akan pulang ke kampung halaman, sementara aksi akan terus dilakukan oleh sembilan orang.
"Bu Patmi salah satu yang akan pulang, dan cor kakinya dibuka semalam, dan akan pulang pagi hari," kata Isnur.
Awalnya, menurut dokter yang mendampingi di YLBHI, Patmi dalam keadaan sehat dan kondisi normal.
Lalu, sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, Selasa 21 Maret 2017, Patmi mengeluh badannya tidak nyaman.
"Ia berteriak kesakitan dan memegangi dada kirinya," kata Isnur.
Setelah itu, Patmi mengalami kejang-kejang dan muntah. Dokter yang sedang mendampingi dan bertugas segera membawa Patmi ke RS St. Carolus Salemba.
"Dokter menyatakan dia meninggal mendadak, penyebab kematiannya dugaan dokter serangan jantung," ucap Isnur.
Saat ini, jenazah Patmi diantarkan puluhan massa aksi ke kampungnya di Pati. "Masih dalam perjalanan ke sana, tadi berangkatnya jam 9 pagi," ucap Isnur.
Jenazah Patmi dipulangkan ke Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, untuk dimakamkan.
Aksi semen kaki ini awalnya hanya diikuti beberapa orang saja pada unjuk rasa pertama pada Senin (13/3/2017). Lalu, pada Kamis, 16 Maret 2017, datang menyusul sekitar 55 warga dari kabupaten Pati dan Rembang bergabung melakukan aksi pengecoran kaki dengan semen.
Dua puluh orang dari yang datang memulai mengecor kaki di hari Kamis tersebut. Patmi adalah salah satu dari yang mengecor kaki dengan kesadaran tanggung jawab penuh. Ia datang sekeluarga, dengan kakak dan adiknya, dengan seizin suaminya.
Pada Senin 20 Maret 2017 sore, perwakilan warga diundang Kepala Kantor Staf Presiden, Teten Masduki, untuk berdialog di dalam kantor KSP. Pada pokoknya, perwakilan menyatakan menolak skema penyelesaian konflik yang hendak digantungkan pada penerbitan hasil laporan KLHS.